Breaking News
DIA FATIMAH
Dari semua kesempurnaan dan kemuliannya, dia adalah demontran pertama dalam arena publik. Dia adalah FATIMAH

DIA FATIMAH

DIA FATIMAH

Kenapa tidak ada Nabi perempuan?

Karena ada Fatimah.
1. Nabi termulia menghormatinya sebagai wanita termulia.
2. Puteri Nabi termulia.
3. Istri Gerbang Ilmu Nabi termulia dan duplikatnya.
4. Ibu dua imam suci dan penghulu penghuni sorga.
5. Nenek para imam suci.
6. Potret sempurna perempuan.

Para laki perlu banyak teladan.

Para perempuan cukup dengan satu teladan: FATIMAH.

Dia mewarisi semua sifat Nabi termulia dan mewariskannya kepada para imam. Dia FATIMAH.

Dia punya ayah termulia.
Dia punya ibu termulia.
Dia punya suami termulia.
Dia punya putra-putra termulia.
Dia punya putri termulia.
Dia punya cucu termulia.
Dia perempuan termulia.
Dia FATIMAH.

Dia puteri sempurna.
Dia isteri sempurna.
Dia ibu sempurna.
Dia nenek sempurna. P
Dia wanita sempurna.
Dia manusia sempurna.
Dia FATIMAH.

Dia pewaris Asiah.
Dia pewaris Masyithah.
Dia pewaris Maryam.
Dia pewaris Khadijah.
Dia FATIMAH.

Andai tidak ada potret sempurna perempuan, tak ada parameter kesempurnaan perempuan.

Andai tak ada parameter kesempurnaan bagi perempuan, posisi perempuan adalah absurd.

Andai tidak ada Fathimah Zahra, tak ada potret sempurna perempuan.

Andai ada dua Fatimah, niscaya perempuan tak setara dengan laki, tapi mengunggulinya.

Dia lahir sebagai perempuan sempurna untuk melahirkan pria-pria sempurna.
Dia FATIMAH.

Dari semua kesempurnaan dan kemuliannya, dia adalah demontran pertama dalam arena publik. Dia adalah FATIMAH

Tanpa gembar gembor feminisme, Islam versi “Jalan Kesucian” meletakkannya sebagai Ibu bagi semua perempuan apapun keyakinannya, bukan hanya ibu bagi orang-orang mukmin. Dia pemimpin dan teladan suci bagi semua perempuan yang telah, sedang dan akan hadir di alam ini. Kita semua perlu Belajar Dari Putri Kesayangan Rasul SAW. Dia Sayyidah nisa’ al-alamin. Dia adalah FATIMAH.

Check Also

SANGKA

Sangka baik memperbaiki diri. Sangka buruk memperburuk diri. Sangka baik mengurangi lawan. Sangka buruk mengurangi …