PERJUANGAN TAK MERUANG

Mengemban misi perjuangan mulia tak berlaba melalui media online memerlukan ketulusan besar dan kesabaran agung, karena tak meruang, tak berbentuk gedung dan tak terdengar riuh, tak bisa dijamah atau diperlakulan sebagai sesuatu yang nyata menurut kaidah umum, meski pengaruhnya sangat luas.
Saya mengawal banyak web dengan misi toleransi yang dikelola secara “hati” alias tidak profesional oleh relawan tanpa honor (bahkan tekor) yang masing-masing nyambi ngais rezeki sebagai buruh, sopir ojek online dan lainnya. Baca juga: FIKIH SOSMED
Web-web itu bisa dioperasikan secara tidak maksimal bila ada faktor-faktor penunjangnya, yaitu dana. Selama ini dana utama pengoperasiannya diperoleh dari patungan para admin pengelola sendiri dan beberapa relawan serta sumbangan orang-orang yang peduli.
Kini, karena banyak kendala, terutama dana, beberapa web berhenti beroperasi, bahkan ada yang habis masa sewa servernya. Target kami saat ini bukan mengoptimalkan web-web nirlaba itu, karena itu tentu perlu lebih banyak dana dan relawan yang kompeten, tapi mempertahankan beberapa web tersisa untuk dioperasikan semampunya. Baca juga: EPISTEME PUJIAN
Puji atas Allah. Saya mendapatkan karunia banyak friend dan follower dari aneka keyakinan, etnis dan daerah yang masing-masing terduga kuat mendukung toleransi bahkan bersedia menjadi “agen toleransi”. Saya yakin kontribusi ala kadarnya setiap friend dalam proyek mulia ini tak akan pernah sia-sia. Mohon maaf bila tak berkenan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed