Skip to main content

PKS Jadi Partai Sekuler?

By April 30, 200822 Comments

Menjelang Pemilu 2009, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai berhasil menarik kelompok-kelompok yang beraliran non-Islam. Dengan demikian, di masa mendatang diprediksi profil PKS akan bergeser menjadi lebih sekuler.

“Dulu PKS dicap sebagai partai politik yang seratus persen bernuansa Islam, namun sekarang terbukti pluralitas sehingga di tubuh PKS mengalami peningkatan pesat. PKS masa kini aktif menggalang koalisi dengan partai-partai non-Islam. Hal ini sekaligus menunjukkan semakin piawainya strategi politik PKS,” kata pengamat politik Indro Cahyono kepada okezone, Rabu (30/4/2008).

Dia menambahkan, Partai yang bermarkas di Mampang Prapatan Jakarta ini sejak awal mengukuhkan dirinya sebagai partai dakwah. Hal itu tercantum dalam visi umum PKS, yakni sebagai partai dakwah penegak keadilan dan kesejahteraan dalam bingkat persatuan umat dan bangsa.

“PKS rupanya sadar bahwa dia harus lebih luwes bergerak menyentuh dan mengambil hati semua kalangan, tidak hanya kelompok Islam saja.,” paparnya.

Pluralistis adalah kata kuncinya. Secara perlahan tapi pasti, PKS mulai merubah citranya menjadi partai yang lebih plural. Hal ini mutlak diperlukan demi kesuksesan PKS. Terlebih di Indonesia yang notabene merupakan negara dengan tingkat pluralitas tinggi.

PKS, lanjutnya, mungkin saja memperoleh peningkatan suara yang signifikan dalam Pemilu 2009 nanti. Tetapi, ujar Indro, peningkatan suara tersebut justru akan datang dari kelompok non-Islam dan bukan kelompok Islam.

“Intinya sekarang PKS menonjol bukan karena dia partai Islam, tapi karena daya tariknya meningkat bagi kalangan non-Islam,” tegas pengamat dari UI ini.(okezone)