PUDARNYA KEPO KEPADA “ITU”

PUDARNYA KEPO KEPADA “ITU”

Dahulu aurat wanita sangat dijaga dan tidak ‘go public’ (seperti layaknya perusahaan perbankan dan telekomunikasi), tapi sekarang perlahan-lahan (tapi pasti) celana dalam wanita (CD) yang menjadi benteng terakhir kehormatan wanita, diturunkan derajatnya menjadi asesoris yang ‘mesti dilihat’ oleh siapapun yang punya mata.

[ads1]

 

Sedemikian ‘lumrahnya’ celana dalam wanita seliweran di halte, mall dan ruang publik lainnya, sehingga yang dianggap aurat makin menyempit di wilayah “itu” saja.

Mungkin karena itu, sebagian laki kehilangan kepekaan terhadapnya, dan perlahan-lahan mulai kepo terhadap sesama laki yang masih menutupi auratnya. Sebagai reaksi terhadap dinginnya banyak laki, sebagian perempuan mulai “kreatif” mencari pasangan di kalangan sendiri.

News Feed