loading...
RADIKALISME ITU MINDSET, BUKAN CADAR
RADIKALISME ITU MINDSET, BUKAN CADAR. Bercadar dan tak bercadar bukanlah aksi kriminal. Memaksa orang lain bercadar dan tak bercadar adalah aksi kriminal.

RADIKALISME ITU MINDSET, BUKAN CADAR

Bercadar dan tak bercadar bukanlah aksi kriminal.

Memaksa orang lain bercadar dan tak bercadar adalah aksi kriminal.

Melarang orang bercadar adalah pelanggaran HAM dan kekerasan struktural.

Pelarangan logis atas sebuah perbuatan adalah yang didasarkan atas tujuan prevensi dari gangguan terhadap ketertiban dan keamanan.

Memakai cadar, sebagai bagian dari agama atau budaya, selama tidak disalahgunakan untuk aksi kejahatan, bukanlah sesuatu yang negatif.

 

Berpikir logis dan bersikap toleran tak berarti permisif.

Berpikir logis dan bersikap toleran tak berarti tak menghargai hak mempraktikkan keyakinan.

Melarang pemakaian cadar oleh pihak otoritatif perguruan tinggi harus sesuai dengan akte kontrak dan syarat penerimaan calon mahasiswa.

Melarang pemakaian cadar oleh pihak otoritatif perguruan tinggi harus sesuai dengan akte kontrak dan syarat penerimaan calon mahasiswa.

Kalau toleran terhadap bikini dan tank top, kenapa melarang cadar.

Mestinya pemakaian cadar tak dilarang. Penyalahgunaan cadar dapat dicegah dengan penidakan hukum secara kasuistik, bukan pelarangan pemakaian.

Memakai cadar, sebagai bagian dari agama atau budaya, selama tidak disalahgunakan untuk aksi kejahatan, bukanlah sesuatu yang negatif.

Penyalahgunaan cadar dapat dicegah dengan penidakan hukum secara kasuistik, bukan pelarangan pemakaian.

Radikalisme itu soal doktrin intoleransi, tak identik dengan tekstil.

 

Hanya karena bukan bagian dari agama dan bukan bagian dari budaya domestik tak berarti pemakaian cadar terlarang.

Radikalisme harus dicegah dengan menggempur doktrin takfirisme, bukan dengan mencabut masker.

Melarang pemakaian cadar karena penyalahgunaan orang atau kelompok tertentu adalah ekstremisme, bukan cermin pandangan moderat.

Penentangan ini terhadap pelarangan pemakaian cadar bukan surprise dan anomali, tapi konsekuensi dari Logika Agama dan Toleransi.

Institusi pendidikan berhak menerapkan peraturan/syarat penerimaaan calon mahasiswa, bukan atas mahasiswa yang diterima sebelum syarat itu ditetapkan.

Pelarangan mengendarai mobil karena beberapa pengendara menggunakan mobil untuk perampokan adalah falasi.

loading...