Breaking News
Disebut "Perspektif" karena hanya mengungkap satu dari aneka pandangan relatif.

Relativitas Perspektif

Disebut "Perspektif" karena hanya mengungkap satu dari aneka pandangan relatif.
Disebut “Perspektif” karena hanya mengungkap satu dari aneka pandangan relatif.

Perspektif tak memerlukan persetujuan dan penentangan, karena ia bukan fatwa, bukan doktrin dan yang pasti bisa salah sama sekali.

Perspektif Muhsin Labib tak berbeda dengan perspektif Anda saat membaca aksara-aksara yang berbaris rancak di depan monitor Anda.

Perspektif Muhsin Labib tak menganut satu pakem khusus. Ia kadang ngepop, kadang serius. Kadang berbentuk paragraf-paragraf yang tersusun dan kadang ditulis berupa artikel. Ia ditulis karena pengamatan atas fenomena juga karena info atau request seseorang yang bersangka baik kepada pemilik web ini.

Sekali relatif, tetap relatif!