Sebagian Komentar ‘Salah Alamat’

Sebagian pemberi komentar,  yang bukan pengunjung langganan, terkesan terburu-buru saat memberi komentar padahal belum selesai membaca hingga paragraf akhir, dan nampaknya hanya ingin memuntahkan unek-unek dan sinisme. Komentar-komentar demikian bisa dianggap ‘salah alamat’ atau nyasar.

Terlihat jelas, para pemberi komentar ‘nyasar’ ini tidak bisa membedakan antara opini (pandangan pengelola blog) dan berita yang dikutip lengkap dengan mencantumkan sumber.

Semestinya berita tidak dikomentari dengan nada kritik yang ditujukan kepada pemilik blog karena itu adalah berita yang dikutip dari sumber media.

Komentar kritik menjadi pas bila yang dikomentari adalah opini dan pandangan pemilik blog. Karena itu, pencantuman kategori menjadi sangat penting.

Salah satu contoh segar adalah berita seputar ‘Logo PKS yang mirip pura. Sebagian pengunjung yang mengarahkan komentarnya terhadap saya sebagai pengelola blog, padahal semestinya posting itu diperlakukan sebagai berita. Belum tentu pengelola blog sepakat dengan isi berita tersebut.

Seorang pengunjung yang merasa berasal dari Bali dan beragama Hindu mencaci maki saya karena menduga bahwa saya adalah pembenci Bali bahkan pembeci Hindu. Karena itu ia berbalik mencaci Islam.

Bila saja pemberi komentar ‘salah alamat’ ini membaca profil dan ‘about’ di blog ini, maka dia akan segera tahu bahwa visi blog ini mendukung semangat toleransi antar agama dan antar golongan. Pengunjung juga bisa membuktikan ‘klaim’ ini dari posting-posting yang telah mengisi ragam kategori di blog ini.

Apa yang mesti saya lakukan? Meloloskan komentar-komentar ‘salah alamat’ ini sehingga masuk dalam list ‘komentar-komentar’? Atau menjawabnya via email pribadi kepadanya? Saya jadi bingung.  

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. menurut saya coment tak perlu dimoderasi.. saya rasa itu lebih fair.. di loloskan aja semuanya..

    Sante aja tadz.. hehe

News Feed