Segera Terbit “America Undercover”

Pernakah menonton film All the President’s Men (1976) yang dibintangi Robert Redford dan Dustin Hoffman atau JFK (1991) arahan Oliver Stone?

Konflik, ketegangan, dialog, dan kompleksitas, sebagaimana tergambarkan dalam film-film ternama itulah yang coba diledakkan secara naratif dalam buku “America Undercover: Kupas Tuntas Skandal Seks di Gedung Putih”.

Buku ini mengajak Anda melakukan kelana mendebarkan ke masa silam lalu berpindah ke masa berikutnya hingga masa kini seraya menelisik dark side para pemimpin super power mulai dari Thomas Jefferson hingga George Walker Bush.

PENGANTAR PENULIS

Dari kegemaran menonton film dan menjejahi byte demi byte dunia maya yang berkaitan dengan politik, kami berdua memutuskan untuk meracik data-data yang kami peroleh menjadi sebuah buku. Tanpa diduga, rencana sederhana mendapatkan respon dari seorang teman yang memang bergerak dalam bisnis penerbitan buku. Kontan saja, setelah membagi tugas, yaitu pengumpulan, interpterasi, dan peracikan data-data, kami berdua langsung “tancap gas” dan menyelesaikan buku ini dalam waktu yang relatif singkat, 25 hari.

Ini bukan buku fiksi yang biasanya didramatisisai sedemikian rupa demi ‘menghibur’ pembaca, tapi buku yang yang menggelar investigasi cyber dalam kemasan cerita yang bertutur. Kadang romantis dan menghanyutkan, dan kadang pula seru dan mendebarkan.

America Undercover ditulis tanpa sisipan opini atau pandangan subjektif penulis demi mempertahankan orisinalitasnya, karena pembaca modern adalah manusia yang sangat menjaga independensi dalam bersikap dan mengambil kesimpulan. Buku ini tidak memperlakukan pembaca sebagai keranjang, namun semata-mata sebagai pembaca.

Harus diakui, di balik cerita-cerita faktual dalam buku ini, penulis ingin menyampaikan pesan bahwa betapa moralitas dan etika sangat perlu dipertahankan agar perilaku dan kebijaksanaan para pemimpin tidak kehilangan daya dobrak dan efektifitasnya. Moral dan etika, karena bersifat universal bahkan melampaui himpunan-himpunan keimanan, merupakan benteng terakhir yang mesti dipertahankan.

Buku ini dihadirkan tidak untuk mencibir negara lain atau bangsa lain, namun semata-mata ditulis sebagai sebuah fakta sekaligus bahan pelajaran yang amat berharga bagi pemimpin di negara manapun, terutama Indonesia yang sangat kita cintai.

Selamat mengembara!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

  1. Dalam sebuah hadist Rasulullah Muhammad SAW pernah menjelaskan, bahwa pada akhir masa di bumi akan muncul Dajjal, yaitu makhluk bermata satu, yang akan mengacaukan dunia.
    Penjelasan Rasulullah Muhammad SAW ini dapat dimaknai sebagai sesuatu yang konkrit maupun simbolik.
    Dalam makna simbolik, maka Dajjal yang dimaksud Rasulullah Muhammad SAW adalah Amerika Serikat, sebagai suatu makhluk pemegang sistem tunggal dunia (globalisme) yang mengacaukan dunia.
    Untuk share silahkan klik http://sosiologidakwah.blogspot.com

  2. Asalamualikum mas ..
    Saya Jumaely, yang kemaren sore bertemu bapak di Sukarno Hatta
    Buku ini saya do’akan laris manis menjadi best seller seperti Ahmadinejad.
    Kita memang mesti banyak menulis tentang amerika, karena bagaimanapun, selama ini kita saja yang ditulis mereka. dan ini melemahkan ummat islam pelan-pelan.

    Salam

  3. semoga isi bukunya tidak membosankan, seperti buku – buku yang mengangkat issu amerika dengan judul yang menarik tapi issu yang diangkatnya dan datanya itu2 saja. saya mendoakan semoga SUKSES. Amin

News Feed