Skip to main content

Sinetron “Harem” Menyerang Islam?

By February 6, 200982 Comments

hareem

KPI Minta Indosiar Perbaiki Sinetron ‘Hareem’, Sinetron Berbaju Islam tapi menyerang Islam.

Anggota FPKS DPR Mutammimul Ula, meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) segera menghentikan tayangan sinetron Hareem yang disiarkan di Indosiar. Cerita di sinetron itu terkesan merusak citra Islam. sebagian isi cerita, di antaranya tentang perilaku si anak berebut isteri keempat ayahnya. Lalu sang ayah memperkosa istri mudanya yang masih remaja dan belum siap melakukan hubungan seksual.

“Itu alasan pertama. Yakni dari segi konten atau substansi, ceritanya merusak citra Islam lewat kelakuan seorang pemeluk yang mustahil seburuk itu,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (5/2).

Angggota Komisi I ini lalu menuturkan, sebagian isi cerita, di antaranya tentang perilaku si anak berebut isteri keempat ayahnya. Lalu sang ayah memperkosa istri mudanya yang masih remaja dan belum siap melakukan hubungan seksual.

“Alasan kedua, Hareem ditayangkan pada jam 19.00 WIB dengan tidak mencantumkan kategori (penonton). Sehingga bertentangan dengan surat pedoman siaran (SPS) KPI,” ujarnya.

Muttamimul memperkirakan, pada prime time (jam tayang utama) tersebut, anak-anak masih terjaga. Sehingga, Hareem sangat berpeluang ditonton mereka, juga oleh remaja di bawah umur.

Alasan ketiga, lanjut Mutammimul, dalam situs KPI menyiarkan adanya tiga protes dari masyarakat yang sekaligus minta dihentikannya tayangan sinetron tersebut. “Hal ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat tidak menghendaki sinetron Hareem,” tegasnya. (dakta)