SINOPSIS, Slamet Gundono PEREMPUAN DI UJUNG AIR MATA( Kepala siapa itu )

Ada pertanyaan mendasar yang terus menerus muncul dan tak terjawab.
kepala siapakah yang terpenggal di ujung tombak itu dimedan kurusetra, dan diperlakukan sedemikian kejam.
Padahal Perang belum di mulai . Kita terus bertanya.
Jejak jawaban itu hanya ada di seorang perempuan yang tak mau disebutkan namanya .
di pintu gerbang ada perempuan itu lagi dan meminta yang berjiwa Mulia menghentikan langkahnya. “Engkau tidak usah menuju kesana”, katanya. “Aku menemukan tanda-tanda yang tidak baik “,. Kamu tidak perlu menjadi tumbal teriaknya gelisah.
Tetapi yang berjiwa Mulia sudah memutuskan untuk pergi . Mulailah perempuan itu menangis karena sebenarnya ia tahu tanda-tanda yang dibaca . yang berjiwa halus dengan tenang bergerak menuju medan pertarungan. Peperangan berkecamuk dengan tak imbang. Beberapa pengikut sudah dikejar pasukan bengis.
Ketika yang berjiwa Mulia itu gugur. Tiba-tiba perempuan ini berubah menjadi dua, menjadi tiga, menjadi empat,ratusan, ribuan bahkan tak terhingga.
kepala di ujung tombak itu beri pencerahan bahwa menegakkan kebenaran harus disertai pengorbanan
Kepala bagian tubuh yang terihormat. Dalam permusuhan, dalam peperangan, jangan perlakukan kepala semena-mena. Kepala tempat berpikir,gagasan,menggapai cita dan menyapa pada sang Pencipta.
Tapi Kepala siapa itu?

Di mainkan KOMUNITAS WAYANG SUKET
Dalang/sutradara : Ki Slamet Gundono
Pemain : Mba Queen, Mba Wangi Indriya, Mba Wulan, Ali
Pemusik: waluyo, Kukuh, Edi , Joko suket, agung Biola, Didik Bas,Sutris.
Lampu/artistik : Agung
Kru : Yusdi, Soni.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed