Siti Fadilah Supari Kecipratan Popularitas Ahmadinejad?

Beberapa hari lalu go-blog pernah menurunkan posting ‘Bagger Duetkan Fadilah Supari dengan Ahmadinerjad”. Kini berita yang sama juga muncul Sabtu 15 Maret 2008.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengaku tidak takut dan gentar dengan segala ancaman dan tekanan dunia barat terkait isi bukunya “Saatnya Dunia Beubah: Tangan Tuhan Dibalik Virus Flu Burung” yang menjadi kontroversi di dunia.

“Saya dibilang manusia nomor dua paling kejam dan brengsek setelah Ahmadinejad,” kata Siti saat bedah buku dan penandatanganan bukunya di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/3/2009).

Diketahui, buku perdana yang ditulisnya itu menjadi pembicaraan dunia kata orang barat ditulis bahwa sampel virus flu burung dari Indonesia dijadikan senjata biologis oleh Pemerintah Amerika Serikat dan organisasi kesehatan WHO.

“Padahal mereka belum baca bukunya. Sebenarnya bukan begitu maksudnya. Hanya otaknya saja yang menuduh seperti itu,” tuturnya.

Menurut Siti, apabila semua orang sudah membaca keseluruhan isi bukunya tersebut, pasti akan sayang padanya. “Presiden Bush juga pasti akan sayang sama saya,” ujarnya.

Ahli jantung ini mengatakan hanya ingin menginformasikan kenyataan saja yang terjadi di masyarakat. “Buku saya ini bukan fiksi atau imajinasi saya, tetapi seperti buku harian hidup saya,” tegasnya.

Namun, Siti merasa ada hikmah di balik semua kejadian yang menimpanya belakangan ini. “Mungkin kalau ingin jadi tokoh atau selebritis harus begitu. Siap dipuja dan dibenci,” imbuhnya penuh canda.

Bu Menteri, biarkan saja tudingan itu. Toh, Anda disandingkan dengan tokoh paling populer di dunia, Ahamdinejad yang dikenal berani dan berani mati demi rakyat dan ideologinya. Selamat!!!

Comment

Leave a Reply to Abu Hani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. maaf, terlalu jauh jika di bandingkan dgn seorang pribadi yang sangat besar spt mahmoud ahmadinejad. Godaan dunia tidak mudah. Buktinya? Ahmadinejad kayaknya gak gemuk2 setelah jadi presiden….hehehehehehehe…..

  2. Patut dipuji keberaniannya menentang arus logika common sence yang terhegomoni oleh pencitraan bahwa barat adalah sumber dan poros kebenaran, kebaikan dan faliditas tafsir atas venomena ataupun realitas. Meski kita tidak melihat ada ancaman yang serius dari sisi refresifitas Barat atas ibu Mentri tersebut… Semoga ia akan menemukan sesuatu yang lebih menantang dari hasil yang diperoleh sekarang.

  3. Maju terus…Ibu Menkes, sudah bosan saya dengan ketidakjujuran dan ketidakberanian yang malah menyusahkan bangsa sendiri. Tidak berani saja hidup masih susah, mending berani sekalian biarpun susah gak apa-apa, kan sudah biasa. Kecuali yang diuntungkan dengan kapitalisme, pasti pada sewot pada Bu Menkes. Gak usah takut Bu, dunia pasti berubah, Ibu adalah pejabat pertama di Republik ini yang berani menyatakan isu hati nurani, kami masih mau menunggu nyali pejabat-pejabat yang lain. Saya mendukung 100 % keputusan Ibu untuk mengungkap ketidakadilan ini.

News Feed