Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

  1. Turut berduka atas wafatnya H.M SOEHARTO. semoga amal nya di terima oleh ALLAH SWT. mari kita sebagai bangsa yang besar menundukan kepala sejenak dan renungkanlah jasa-jasa beliau kepada bangsa ini. selamat jalan bapak….

  2. Turut berduka cita atas wafatnya seorang pemimpin besar Bangsa Indonesia. Semoga arwahnya mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.

  3. turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Soeharto.Tidak dapat dipungkiri memang, beliau adalah seorang sosok pemimpin yang telah berjasa begitu besar terhadap bangsa ini meskipun di dalam kepemimpinan beliau, banyak terjadi kontroversi dikalangan masyarakat indonesia. tapi satu hal yang selayaknya kita pahami adalah beliau juga manusia biasa yang memiliki banyak kekilafan dan kekurangan. jadi, alangkah baiknya kalau kita memaafkan beliau secara moril agar beban beliau di alam kubur bisa berkurang..

    selamat jalan bapak..

  4. Innalillahi Wainalillahi Rojiun…

    Selamat jalan Bapak Bangsa Indonesia. Kami semua berdo’a semoga untukmu. Ya Allah, Ya Rob seluruh manusia. ampunilah Bapak H.M. Soeharto. Terimalah segala amal dan kebaikan beliau kepada kami bangsa Indonesia. Kami semua ikhlas memaafkan beliau. Selamat jalan bapak ku… Allah SWT cinta dan sayang pada mu. Aamiin…

  5. selamat jalan pak haji..
    kukabarkan padamu bahwa harta yang telah kau cari dengan keringat..saat ini didunia menjadi rebutan.. bahwa rumah yang kau dirikan kini telah diambil anak cucumu.. bahwa negara yag kau pimpin dulu kini diambil oleh orang lain, entah mau dibawa kemana oleh pemimpin baru itu.. bahwa sekarang dialam mu telah jelas kau lihat amalan baik dan burukmu..
    bisakah kau ceritakan kepada kami wahai pak haji..??? apa yg terjadi di alammu.. sbgai palajaran bagi kami untuk menjalani hidup kami.. juga untuk mengisi kemerdekaan negara tercinta ini!!!!

    ternyata memang hidup untuk MATI

  6. Bela sungkawa atas wafatnya Pak Harto
    Bela sungkawa atas hukum yang tak terselesaikan ….

    Seperti kata Gus Dur, mereka yang memaafkan kesalahan Pak HArto hendaknya menghormati mereka yang tidak memaafkan kesalahan Pak Harto. Begitu pula sebaliknya.

    Tetapi, dimaafkan atau tidak
    Hakim Pengadilan Sejati tak akan diam. Hakim Sejati Yang Maha Mengetahui, Maha Kaya dan Maha Adil lah yang akan memutuskan.
    Hanya, seberapa beranikah dia atau kita menyongsong pengadilan Zat Yang Maha Tunggal?

    Seandainya putra putri pak Harto merenungnkan ucapan Imam Ali:
    “Demi Allah, saya lebih suka melewatkan malam tanpa kantuk dan terbaring di atas duri-duri sa’dan atau digiring dalam keadaan bagai narapidana yang terbelenggu ketimbang menghadap Allah dan Rasul kelak di Hari Pengadilan sebagai pelaku kejahatan terhadap seorang hamba Allah atau sebagai pengambil hak seseorang.”

    Mungkinkah anak cucu pak Harto menyadarinya?

News Feed