Skip to main content

SUKA DAN DUKA

By August 22, 2016No Comments

Setiap orang punya kisah kepedihan sendiri meski terlihat bahagia. Tapi mungkin setiap orang menganggap kisah kepedihannya melebihi lainnya.
Kisah sedih dan bahagia dalam hidup adalah keniscayaan. Manusia sebagai entitas emosional dan rasional selalu berada dalam dialektika rasa dan rasio.
Sedih dan bahagia adalah peristiwa gerak (motion) substansi. Respon jiwa terhadap setiap fenomena kadang menerima dan kadang menolaknya.
Sedih adalah nirbahagia yang pada dasarnya adalah kehilangan, bukan peristiwa. Yang dapat dirasakan hanyalah kebahagiaan.
Berbahagialah karena bisa merasakan kesedihan. Kesedihan adalah bukti vitalitas. Sedih kadang perlu bila alasannya mulia.
Secara esensial, suka dan duka tidak bergantian tapi beriringan spt depan dan blkg.Keduanya adalah respon jiwa saat memperoeh dan saat kehilangan.
Ada kelebihan dan kekurangan pada setiap makhluk yang kadang terlihat dan kadang tak terlihat dan kadang disadari dan kadang tidak disadari.
Kalau bisa dibuktikan secara pasti setiap orang dapat hidayah atau tidak sebelum mati, apa guna hisab dan semua prosesi di akhirat?.