loading...

Tag Archives: Kajian

NARASI WAFAT CINTA PERTAMA NABI SAW

NARASI WAFAT CINTA PERTAMA NABI SAW

Sekerat kisah kekasih abadi Rasulullah Muhammad SAW, Siti Khadijah. Ketika itu Khadijah al-Kubra yg terbaring sakit di tempat tidur tak henti memandangi wajah suaminya tercinta yg setia menungguinya. Matanya merinai bulir-bulir hangat, memandang wajah pria kudus itu menghadirkan cinta seutuh semesta. Rasulullah tahu, istri terkasihnya menangis bukan karena sakitnya, tapi sedang membeban harapan, karenanya beliau bertanya, “Wahai Khadijah, tuturkanlah?” Air …

Read More »

REBORN IN RAMADHAN

REBORN IN RAMADHAN

Iman, puasa dan takwa adalah tiga kata kunci dalam ayat “Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu sekalian supaya bertakwa.” Dalam pengertian umum, Iman adalah buah kepercayaan yang merupakan buah pengetahuan valid tentang sesuatu. Pengetahuan adalah buah pemikiran yang valid. Disebut valid karena aksiomatik atau apriori atau bersambung kepada premis yang telah …

Read More »

BIBIT EKSTREMISME DALAM PUSTAKA AGAMA

Setelah terjadi aksi-aksi teror di Mako Brimob dan beberapa gereja di Surabaya banyak tokoh yang kerap dikenal intoleran berlomba memberikan pernyataan yang semuanya berisi penafian pelaku tak beragama. Jelaslah, bantahan-bantahan itu tidak jujur dan melukai hati para korban dan keluarga sekaligus menyepelekan masalah yang sangat serius yang sedang merundung bangsa. Terlepas dari dugaan tendensi cuci tangan sebagian tokoh penggerak masa …

Read More »

NIKAH LAGI

NIKAH LAGI

Hari ini beredar di media sosial banyak tulisan dengan foto seorang politisi relijius atau politikus dari sebuah partai relijius yang “nikah lagi”. “Nikah lagi” jelang musim panen suara bukan hanya isu sosial tapi juga menjadi isu politik. Viralisme pun menyambarnya. Pada prinsip yurisprudensial agama, menikah adalah aktivitas yang mulia. Pada dasarnya pula “nikah lagi” dalam fikih bukanlah kejahatan Banyak alasan …

Read More »

PARTAI TUHAN VS PARTAI SETAN

PARTAI POLITIK

Jelang pilpres 2019 muncul kehebohan akibat pernyataan-pernyataan kontroversial dan sensitif. Salah satunya adalah “Partai Tuhan versus Partai Setan”. Terlepas apakah pernyataan tersebut adalah bagian dari tausiyah ataukah politisasi agama, yang pasti, kita perlu berhati-hati menggunakan frasa terutama terkait dengan agama dan politik. Kata partai dalam bahasa Indonesia adalah perkumpulan (segolongan orang) yang seasas, sehaluan, dan setujuan (terutama di bidang politik). …

Read More »

ANTI SYARIAT

anti syariat

Seorang teman mengirimkan sebuah pertanyaan bernada protes seputar syariat, “Berikan satu macam alasan kenapa dari dalam tubuh islam itu sendiri ada yang tidak setuju dengan syariah?” Beberapa paragraf di bawah ini adalah jawabannya. Tak mungkin Muslim secara sadar menentang syariat. Tapi penerapannya sebagai hukum atau sistem bagi masyarakat memerlukan seperangkat syarat. Bila hendak menerapkan sebuah sistem atau hukum, pastikan publik …

Read More »