loading...

Tag Archives: LOGIKA AGAMA

BERPIKIR LALU BERZIKIR

BERPIKIR LALU BERZIKIR

Zikir tanpa pikir laksana hati tanpa akal. Pikir tanpa zikir seperti akal tanpa hati. Akal adalah jiwa rasional. Hati adalah jiwa emosional.  Akal beribadah melalui konsepsi. Hati beribadah melalui presensi. Raga beribadah melalui aksi. Akal adalah sarana pengetahuan. Argumentasi adalah prosedur perolehannya. Hati adalah sarana kesadaran. Purifikasi adalah prosedur perolehannya. Pengetahuan akal dapat divalidasi dengan logika yang disepakati oleh setiap …

Read More »

AGAMA ANTARA FUNGSI DAN UTOPIA

AGAMA ANTARA FUNGSI DAN UTOPIA

Islandia yang mayoritas warganya tak beragama bahkan agnostik dan pasti tak rajin ikut pengajian mengalami krisis narapidana. Agama di Barat modern dipertahankan bukan karena tujuan dan harapan sorga tapi karena fungsinya. Menurut Émile Durkheim, agama diperlukan karena spiritualitas dan keyakinannya berfungsi sebagai perekat hubungan sosial. Di sini mungkin agama dianut sebagai cita-cita kebahagiaan di akhirat, bukan sebagai sistem nilai dalam …

Read More »

HARAKIRI LOGIKA DAN INTOLERANSI

HARAKIRI LOGIKA DAN INTOLERANSI

Agama produk doktrin tak mengubah prilaku buruk jadi baik, karena ia hanya dianut tapi tak dipilih. Karena dijejalkan, agama doktrinal hanya mengubah tampilan luar dan asesoris penganutnya. Agama doktrinal diinkubasi dalam suhu tinggi kebencian sebagai ganti argumen. Prilaku baik diarahkan oleh pandangan benar. Pandangan benar diarahkan oleh argumen rasional. Agama doktrinal menolak rasio. Agama doktrinal disebarkan demi mencetak jelata-jelata intoleran yang …

Read More »

NIR LOGIKA

Tanpa logika, pandangan, sikap dan prilaku cenderung ambivalen, pragmatis, kompromis dan inkonsisten. Tanpa logika, alur pikiran cenderung acak dan tak memproduksi pikiran yang dapat dipertanggungjawabkan.   Tanpa logika, info tentang ajaran agama menyisakan banyak tandatanya dalam benak audien. Tanpa logika, kebenaran ditentukan oleh kuasa, harta, pesona dan angka. Tanpa logika, pribadi kehilangan kemandirian berpikir, berkeyakinan dan bertindak. Tanpa logika, solusi …

Read More »

RETORIKA PANGGUNG VS LOGIKA AGAMA

Keyakinan setiap mazhab dan kelompok tentang kenabian dan kesuciannya meniscayakan pandangan khas penganutnya tentang Nabi SAW. Menyakini kenabian sebagai otoritas mutlak dan Nabi sebagai pemegangnya berarti menolak semua riwayat yang menafikan kesuciannya. Pandangan yang menafikan kesucian kenabian dan nabi membuat seseorang mudah melontarkan pernyataan yang terkesan merendahkan Nabi. Karena itu, tak mengejutkan bila seorang yang diustadzkan mengatakan bahwa Nabi sering …

Read More »

LOGIKA AGAMA

LOGIKA AGAMA

Agama adalah akal. Tak menggunakan akal, tak beragama.” (Imam Sadiq) Orang yang menjadikan akal sebagai juri utama dengan logika sebagai aturannya tidak terbelenggu oleh dogma irasiional dan fanatisme sektarian. Akal adalah dasar memilih keyakinan tentang eksistensi Tuhan dan keesaanNya, keyakinan tentang agama dan kehidupan kedua. Yang bisa memerdekakan manusia adalah ketundukan pada akal. Ia mengarahkan manusia mengutamakan “ada” atas “apa”. …

Read More »