Tag Archives: Muhammad SAW : Manusia Biasa?

MUHAMMAD SAW, MANUSIA BIASA?

MUHAMMAD SAW, MANUSIA BIASA? Apakah Muhammad manusia biasa atau manusia luar biasa? Pertanyaan ini mungkin klise bagi sebagian orang, namun dua opsi ini masing-masing meniscayakan konsekuensi teologis yang sangat krusial. Ada tiga asumsi menyikapi agama, menerima atau menolaknya. Asumsi pertama: Pembawa agama dan penyampai wahyu Tuhan itu manusia biasa, yang berbuat salah dan kadang lupa. Karena itu, sebagian ajarannya tidak …

Read More »

MANUSIA TAPI TAK SEPERTI MANUSIA

Muhammad SAW

Agama adalah konsep yang harus bersanding dengan produknya. Agama adalah “apa” dan Muhammad SAW adalah “siapa”nya. Dia dihadirkan sebagai bukti bahwa agama bila diterapkan siapapun bisa menjadi “manusia”. Memperingati kelahirannya berarti menolak absurditas. Dia hadir untuk memperkenalkan metode jadi manusia sekaligus prototipenya. Memperingati kelahirannya berarti memperingati kelahiran “manusia”. Dia basyar (manusia), bahkan dialah “the only basyar” secara ontologis. Lainnya antri …

Read More »

Muhammad SAW : Manusia Biasa?

Comment2 yang banyak dan mencerahkan atas status saya tentang mediasi mengingatkan saya akan note di FB yang pernah saya tulis secara spontan saat menanggapi celoteh seorang tokoh Islib beberapa waktu lalu.  Apakah Muhammad manusia biasa atau manusia luar biasa? Pertanyaan ini mungkin klise bagi sebagian orang, namun dua opsi ini masing-masing meniscayakan konsekuensi teologis yang sangat krusial.  Ada tiga asumsi …

Read More »