TAWALLI DAN TABARRI

Afirmasi berarti penetapan yang positif. Afirmasi juga berarti penegasan dan peneguhan. Negasi berarti penyangkalan; peniadaan; seperti tanda tidak dan bukan dalam logika bahasa. Inilah dasar logika biner dan matematika yang merupakan fondasi semua ilmu. Tanpa kejelasan dan makna baku afirmasi (afirmatif, positif)dan negasi (negatif), semua sistem dan standar nilai gugur.

Selaras dengan afirmasi dan negasi adalah tawalli dan tabarri. Tawalli (bahasa Arab: التولی) adalah sebuah terminologi teolog dan antonimnya adalah Tabarri. Tawalli dalam terminologi Syiah berartikan kecintaan dan loyalitas kepada para imam dan para pemimpin agama serta tunduk dan menerima otoritas vertikal kepemimpinan mereka. Tawalli yang berbarengan dengan tabarri adalah Tabarri (Bahasa Arab: التبري) atau disebut juga baraah adalah sebuah istilah teologis dan salah satu ajaran serta praktik beragama rasional.

Tabarri bermakna menjauh dan berlepas diri dari musuh Tuhan dan musuh para wali atau pemimpin agama. Dalam Al-Qur’an tema tawalli dan tabarri disebutkan dalam 20 surah Al-Qur’an

Sebagian orang ingin bersikap “beradab” dengan menegatifkan secara mutlak semua yang berkonotasi “kekerasan” seperti perang, resistensi, dan konfrontasi dan mengafirmasi secara general semua yang bermakna anti kekerasan alias damai.

Mereka menentang hukuman mati dan menyerukan yang dijajah (rakyat Palestina) dan penjajah (rezim zionis) untuk berdamai tanpa menetapkan siapa yang salah dan siapa yang benar atau berhak.

Pemahaman holistik tentang makna “tawalli” dan “tabarri” diperlukan agar tak menolak secara general resistensi, protes dan kritik.

Tanpa prinsip tabarri takkan ada penegakan hukum, perjuangan dan pengorbanan. Tanpa tawalli tak akan ada kepatuhan, empati dan solidaritas.

Karena itu jelaslah tak semua damai adalah baik, dan konfrontasi tak selalu buruk. Menjadi gamblang pula, memilih konfrontasi tak berarti anti damai. Memilih rekonsiliasi tak berarti anti konfrontasi.

Sikap negatif terhadap anasir negatif adalah positif. Sikap positif terhadap anasir negatif adalah negatif. Sikap positif terhadap anasir positif adalah positif. Sikap negatif terhadap anasir positif adalah negatif.

Karena tabarri, Israel dilawan dan AS dikecam. Karena tawalli, perlawanan demi kemerdekaan Palestina didukung. Karena tabarri, berdamai dengan penjajah berarti anti keadilan. Karena tawalli, menindas sesama berarti anti keadilan.

Kesimpulannya, berdamai tanpa keadilan adalah kezaliman, dan perlawanan tanpa keadilan adalah kezaliman.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed