Terbanglah … Rajawali

rendra

Rajawali pergi,
langit tanpa selaksa
Rajawali pergi,
kata tanpa makna
Rajawali pergi,
bangsa tanpa nyawa
Rajawali pergi,
raga tanpa jiwa

Sorotnya nyalakan asa
Teriakannya kobarkan mawa
Puisinya terjrjang metakata
Maknanya telanjangi metafora

Rajawali punya cinta
punya lara
punya duka
sebatang kara
juga punya bangga

Terbanglah… Rajawali
tetaplah di di atas udara
bumi Indonesia

(Pengagum Rendra)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. semalam kami ingin mengirim kabar duka itu kepada Sayyid ML. namun urung kami lakukan, takut dianggap genit. Namun tampaknya, ML memberikan apresiasi khusus kepada al maghfurlah Rendra. kami ikut senang.

    Semoga dalam waktu dekat, semua karya Mas Willy bisa segera dikompilasi, diterbitkan, dan bisa dinikmati tampilan khasnya.

    kami masih menyimpan rekaman baca puisinya. juga foto2 saat Mas Willy dibawa polisi, saat protes pembredelan Tempo.

    mari kita baca lagi Kasidah Barzanji karya Mas Willy. atau sajak Maria Magdalena namaku.

  2. innalillahi wainna ilaihi rojiun
    semoga beliau ditempatkan ditempat yg layak disisi Allah swt
    semoga semua kepeduliannya pada yg tertindas dan dizalimi menjadi tabungannya di akhirat kelak…

    selamat jalan …
    selamat menapaki jalan keabadian
    doa kami menyertai mu..
    hanya alfatihah yg bisa aku kirimkan kepada engkau seperti doaku malam ini buat bunda ku yg baru saja berpulang…

    dari
    saya yg tdk pernah engkau kenal, tapi sajak2 mu menginspirasi kehidupan ku…” SAJAK SEBATANG LISONG”

  3. Saya menghormati Rendra & mengagumi keberanian & keteguhannya menyuarakan penolakan thd kezaliman, kelicikan, & kerakusan penguasa & pejabat yg pernah berkuasa berwewenang di negeri kita.
    Tapi ada juga rasa kecewa saya kpd Rendra ketika ia ikut menolak RUU antipornografi & antipornoaksi. Mohon maaf, bila saya menyampaikan ketidaksetujuan saya pd sikap Rendra [khusus hal tsb di atas] dalam masa yg masih dekat dgn kewafatannya.
    Waktu itu, ia menyatakan bhw UU seperti itu hanya akan membentuk moral mekanis, bukan membentuk moral organis pada masyarakat.
    Mungkin sekali Rendra memang telah mencapai tingkat moral organis: menjauhi maksiat karena kecintaan pada Tuhan, bukan karena takut hukuman manusia; tingkat moralitas yg lebih tinggi yg selayaknya tiap insan mencapainya. Namun, hukum positif tetap diperlukan utk melindungi masyarakat dari pengaruh negatif pornografi sehingga kebanyakan dari mereka yg moralnya di tingkat moral mekanis tidak turun ke tingkat amoral.
    Semoga ampunan Allah & rahmat-Nya terlimpah bagi Rendra.

News Feed