“There Will Be Blood”: Daniel Day-Lewis Muncul Lagi…

daniel-day-lewis.jpg

Saya adalah salah satu penggemar Daniel Day-Lewis. Salah satu alasannya, ia adalah salah satu aktor berkelas yang bukan dari Italia. Maklum, selama beberapa tahun, aktor Itali hampir mendominasi tahta film-film berkelas Oscar, seperti Marlon Brando, AlPacino, Robert DeNiro Joe Pesci, dan Danny De Vito. Kedua, Daniel Day-Lewis bukan tipe aktor yang gampang menerima tawaran main. Jack Nicholson saja kadang main dalam film yang kurang berbobot.

Daniel juga bukan aktor kemarin sore. Ia pernah meraih hadiah Oscar sebagai aktor terbaik untuk film tahun 1989 “My Left Foot”. Beberapa film yang dibintanginya juga termasuk langganan nominasi Oscar untuk beberapa kategori, antara lain In The Name of Father, Gank of New York, dan The Last of Mohicans.

Nah, kini aktor Inggris yang gampang mengubah wajah ini kembali menghentak layar dengan There Will Be Blood yang berperan sebagai pembunuh bernama Paul Thomas Anderson.

Film produksi Paramount Pictures ini diprediksikan oleh para kritisi film akan menjadi film terbaik tahun ini. Selain akan menjadi film terbaik tahun ini karena meraih gelar aktor terbaik Golden Globe tahun ini, Daniel Day-Lewis diperkiarakan menjadi aktor terbaik tahun ini.

Tahun ini Lewis akan bersaing dengan George Clooney (“Michael Clayton”), Daniel Day-Lewis (“There Will Be Blood”), Johny Depp (“Sweeney Todd The Demon Berber of Fleet Street”), Tommy Lee Jones (“In the Valley of Elah”) dan Viggo Mortensen (“Eastern Promises”).

There Will Be Blood, yang juga disertakan dalam Festival Film Berlin yang ke-58 ini, akan bersaing dengan “No Country for Old Men”, sebuah drama kekerasan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed