Tiga Presiden Unik

Konstruksi sosial seorang kepala negara berbeda-beda di ingatan setiap orang. Dengan ciri fisik dan psikis yang dimiliki satu kepala negara, rakyat dan dunia internasional kerap membuat citra khusus yang menggiring pengumpulan kata-kata sifat tertentu terhadap dia.

Dengan demikian, maka akan ada pelabelan yang mendeskripsikan bahwa presiden A memiliki sifat anu atau Perdana Menteri X berkarakter itu. Semua kesimpulan itu lahir tak hanya karena aksi seorang kepala negara dalam laga kepemimpinan, namun juga karena sikap dan gaya hidup, kebiasaan, cerita masa lampau, atau hobi yang telah mendarah daging.

Melabelkan seorang kepala negara adalah perkara yang tak sulit dan bahkan menyenangkan. Dengan bantuan media yang gemar memberitakan penggalan cerita hidup seorang pemimpin, rakyat atau dunia internasional akan semakin mudah untuk membuat citra dan pelabelan itu.

Presiden Macho

Di Rusia, seorang penyiar radio lokal pernah terang-terangan mengatakan bahwa dia mencitrakan Presiden Vladimir Putin bak James Bond, agen mata-mata fiktif film Hollywood. “Bisa dikatakan, Putin adalah James Bond-nya orang Rusia,” ujar Vladimir Solovyov, presenter radio Moskow.

Mungkin, tak hanya Solovyov saja yang membuat kesimpulan tersebut. Yang pasti, pelabelan ini lahir karena penggalan cerita hidup Putin yang memang pernah menjalani profesi sebagai agen mata-mata Rusia KGB. Pada usia 22 tahun, Putin yang baru lulus dari Universitas St Petersburg melamar sebagai agen mata-mata Rusia KGB dan diterima. Cukup lama dia mengabdi di KGB, sekitar 15 tahun. Kebanyakan waktunya sebagai agen dihabiskan di Jerman.

Tak hanya dikenal sebagai spion, di mata rakyatnya, Putin juga diingat sebagai pemimpin yang berkarakter macho dan juga sportif. Selain karena Putin kerap tampil di televisi seraya melakukan pekerjaan kasar, seperti menyetir truk, mengoperasikan kereta api, dan menjadi pilot pesawat tempur. Dia juga terkenal gemar melakukan olahraga, khususnya olahraga beladiri. Pria yang lahir pada 7 Oktober 1952 ini merupakan atlet sambo atau olahraga beladiri ala Rusia. Sejak usia 11 tahun, Putin juga telah berlatih yudo secara rutin. Dia kerap memenangkan perlombaan sambo di St Petersburg dan kini memegang sabuk hitam olahraga yudo.

Predikat sebagai pria macho tak hanya berlaku karena hobinya saja, tapi juga karena bentuk tubuhnya yang atletis. Kebanyakan perempuan Rusia menganggap Putin memiliki bentuk tubuh yang layak dipamerkan. Putin sendiri memang tak sungkan memamerkan badannya yang masih sterk dan atletis meski usianya sudah lebih dari separuh abad.

Sejak beberapa pekan lalu, pada situs resmi kepresidenan terpajang foto Putin yang tengah bertelanjang dada. Foto tersebut diambil saat dia melakukan liburan musim panas ke Pegunungan Siberia beberapa pekan lalu. Foto-foto yang kemudian tersebar di media Kremlin ini lantas semakin mengukuhkan bahwa Putin adalah pria macho dan menggoda kaum hawa di sana.

Presiden Misterius

Selain Putin, Presiden Korea Utara Kim Jong Il juga memiliki citra yang lahir karena ciri-ciri fisiknya. Kim dikenal dengan pria flamboyan yang gemar menjaga penampilan. Memang tak bisa disebut sebagai pria metroseksual, namun Kim selalu tampil di hadapan publik dengan ciri khususnya, yakni rambut berdiri dengan jeli, kacamata hitam lebar serta sepatu pantofel dengan hak tiga inci. Meski jarang dipotret, namun bisa dipastikan dia akan selalu tampil dengan gaya itu setiap muncul di depan khalayak.

Di luar gaya uniknya, tak banyak yang mengenal dan mengetahui secara pasti kehidupan Kim. Tak ada yang pernah tahu siapa pendamping hidupnya atau berapa banyak anak yang dimilikinya. Begitupun dengan tahun kelahirannya. BBC menuliskan, Kim lahir di Siberia pada 1941 saat sang ayah Kim Il Sung melewati masa pengasingan di Uni Soviet. Namun media lain menyebutkan, Kim lahir di puncak tertinggi Pegunungan Paektu, Semenanjung Korea pada 1942. Kelahiran Kim ini ditandai dengan cuaca alam yang dramatis. Saat itu, petir terus mengkilap di langit, guntur bersahut-sahutan, Gunung Paektu mengeluarkan bebunyian misterius. Namun setelah itu pelangi muncul di atas awan.

Dengan banyaknya teka-teki pribadi Kim, tak heran bila dia kerap disebut sebagai pemimpin paling misterius. Di dunia internasional, Kim terkenal sebagai pemimpin yang paling jarang buka suara dan memberikan komentar. Memang tak bisa dipungkiri, politik media unilateral juga mempengaruhi pencitraan ini. Pasalnya tak ada media asing yang boleh masuk ke wilayah kedaulatan Korea Utara. Di negeri itu, hanya kantor berita KNCA saja yang diperbolehkan untuk memburu dan menyebarkan berita dalam dan luar negeri.

Meski demikian, beberapa media berusaha menyebutkan beberapa bocoran rahasia tentang Kim. Menurut laporan CNN, Kim adalah penikmat film, khususnya film Hollywood. Koleksi filmnya mencapai 20.000 keping. Tontonan favoritnya adalah James Bond, Rambo serta film horror Friday The 13th. Selain penikmat film, dia juga senang membuat film sendiri. Film yang berhasil dibuatnya berjudul Pulgasari, cerita yang diangkat dari legenda rakyat Korea pada abad ke-14. Menurut sumber yang sama, dia juga pernah menculik seorang artis asal Korea Selatan Choe Un-Hee dan suaminya Shin Sang-Ok untuk membuatkan satu film untuk dia. Namun mereka melarikan diri beberapa bulan berikutnya, saat Kim sedang menghadiri satu festival film di Vienna, Italia.

Selain itu, Kim sering digambarkan sebagai playboy. Hal ini dilatarbelakangi dengan berita yang menyebutkan bahwa dia senang membawa teman perempuan ke rumahnya. Jerrold Post, mantan agen mata-mata Amerika Serikat, CIA mengatakan, Kim pernah merekrut gadis-gadis usia SMA untuk menjadi “Brigade Penghibur”. Kim disebut-sebut juga penggemar berat Cognac, serta pelahap lobster dan keledai bakar.

Penemuan itu dilaporkan Konstantin Pulikovsky, pejabat Rusia, yang menemaninya melakukan perjalanan menuju Moskow pada 2003. Pulikovsky mengatakan, Kim kerap meminta pengawalnya untuk menyediakan menu itu selama perjalanan. Saat melahap makanan tersebut, dia ingin tidak ada seorang pun yang mengganggunya.

Presiden ‘Cleaning Service’

Lain Kim, lain Mahmoud Ahmadinejad. Di luar citranya sebagai mantan aktivis mahasiswa, Presiden Iran yang memiliki panggilan Singa dari Aradan ini terkenal sebagai sosok yang sederhana. Citra kesederhanaan itu lahir dari gaya hidupnya yang jauh dari kemewahan meski berada pada pusat kekuasaan.

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2005, Ahmadinejad enggan untuk pindah ke rumah dinas. Dia dan keluarganya memilih untuk tetap tinggal di apartemen sederhana di Nurmagi, tenggara Teheran. Hal ini dilakukan sejak dia masih menjabat sebagai walikota Teheran. Selain itu, sewaktu masih menjabat sebagai walikota, dia juga tidak pernah menerima gajinya. Dia memberikan semua penghasilannya untuk kepentingan penduduk dan pembangunan kota Teheran. Guna memenuhi keperluan sehari-hari, Ahmadinejad mengandalkan honornya sebagai dosen di berbagai universitas, salah satunya di Universitas San’ati Syafrif. Selama menjadi walikota, dia juga selalu menyetir mobilnya tanpa bantuan supir.

Selain terkenal dengan kesederhanaan, Ahmadinejad juga dikenal dekat dan peduli kepada rakyatnya. Kedekatan Ahmadinejad ditunjukkan dengan peluncuran blog pribadi sejak 13 Agustus 2006. Di blog yang beralamat di www.ahmadinejad.ir ini, siapa pun dapat meninggalkan pesan pribadi yang langsung dijawab oleh Ahmadinejad sendiri di waktu senggangnya.

Sedangkan kepedulian Ahmadinejad telah ditunjukkan sejak dia masih menjabat sebagai walikota. Dia pernah meminta kepada staf protokoler kepresidenan Iran untuk tidak menyuguhi pisang kepada tamu yang mengunjungi kantornya. Selain karena pisang di Iran sangat mahal, dia juga tak mau melukai perasaan rakyat yang tidak mampu membeli dan makan pisang. Di Iran, satu buah pisang bisa berharga sekitar Rp6.000.

Saat menjabat sebagai walikota, warga Teheran juga mengenalnya sebagai petugas kebersihan. Pasalnya, beberapa kali pegawai kantor walikota sering melihat Ahmadinejad memakai pakaian petugas kebersihan dan menyapu jalanan Teheran. Tak jarang pula, warga Teheran melihat dia turun dari mobil untuk memungut sampah yang terlihat oleh matanya.

CNN / BBC/ AP/ NYTimes/ Theindependent/ Geocities/ Irib

Rizky Andriati Pohan/http://www.jurnalnasional.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments

  1. Presiden “Playboy Cap Renault” : Sarcos’me-nya Prancis
    Presiden “pleky” alias follower : Howard-nya Kangguru
    Presiden “Cang-kem” bin ngoceh : Jors Buss-nya UncleSam’ Presiden “Merdeka” : Megawati
    Presiden “nggak pernah Repot” : Gus Dur
    Presiden “Preman” : Chaves

  2. Sy cuma berdoa kepada Allah semoga di tahun 2009 di Indonesia ada calon Presiden yg seperti Mister Ahmad dinejad sehingga tidak seperti Indonesia sekarang ini seperti bang Eros Djarot blg tidak ada pemimpin juga Indonesia bisa berjalan Ustad afwan tolong dong di muat mengenai air berat yang ditemukan di Iran Syukron

  3. “Saat menjabat sebagai walikota, warga Teheran juga mengenalnya sebagai petugas kebersihan. Pasalnya, beberapa kali pegawai kantor walikota sering melihat Ahmadinejad memakai pakaian petugas kebersihan dan menyapu jalanan Teheran. Tak jarang pula, warga Teheran melihat dia turun dari mobil untuk memungut sampah yang terlihat oleh matanya.”

    Presiden Negeri Dongeng…

News Feed