Toleransi Imam Khomeini Terhadap Umat Nasrani

Pada masa pengasingan Imam Khomeini di Paris, ketika hari raya Natal tiba, beliau menyampaikan pesan bagi umat Kristiani dunia yang disiarkan lewat penyiar berita. Bersama pesan ini, Imam Khomeini memberitahu saya (Hujjatul Islam Ali Akbar Muhtashami) agar membagi-bagikan hadiah kepada warga Neauphel-le Chateau yang beragama Kristen atau Katolik.

Bingkisan itu biasanya berupa gaz (gula-gula), ajel (kacang atau buah kering), dan shireni (manisan) yang dibawa dari Iran oleh para ikhwan. Kami membawa semua bingkisan itu disertai dengan setangkai bunga.

Pada berbagai tempat yang kami kunjungi, kami menangkap kesan banyak warga Barat yang belum akrab dengan keramahan dan bentuk cinta semacam ini. Mereka merasa aneh, karena pada malam kelahiran Rasul Kristiani, seorang pemuka Iran (Imam Khomeini) yang notabene non-Kristen begitu dekat dan menunjukkan cinta kasih kepada mereka. Bahkan ada seorang wanita Prancis yang sedemikian terharu saat menerima hadiah dari Imam sampai-sampai airmata mengalir di pipinya.

Sumber: “Potret Sehari-hari Imam Khomeini”, Pustaka IIMaN, Jakarta.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 comments

  1. lihat wajah Khumayni….. lihat ….. lihat …… bukankah akan kamu temui wajah suci para datuknya, para nabi dan para rasul ?

    Khumayni, mukjizat bagi ummat…. Dengan Khumayni hadir, terbit kembali kepemimpinan universal Bani Hasyim, melanjutkan, dan membangkitkan kembali kekuatan ummat …..

    Dengan surban hitam di kepalanya, mulai 1979, gemetar seluruh urat nadi kaum Imperialis…..

  2. Salamwrwb.’Afiah Bpk Deddy Prihambudi*
    Barakallah manifestasi ya’alim P’Deddy.P*
    Sang Penyempurna Akhlaq Berjalan
    Rahmatan lil ‘Aalamin*
    Bhaqqi Muhammad w aali Muhammad*Afs*
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

News Feed