“TUHAN-TUHAN SWASTA”

Sebagian orang yang rajin menyebut Tuhan malah terlihat seperti tak bertuhan.

Karena tak puas dengan Tuhan yang dianggap sok netral, lamban dan kurang tegas, sebagian orang menciptakan tuhan garang, intoleran dan diskriminatif.

Tuhan yang diciptakan dianggap lebih apresiatif terhadap teriak-teriak depan umat, caci maki musuh agama, kerja tulus produksi dusta dan mobilisasi serial demi perjuangan.

Inilah tuhan serem yang dinanti-nantikan dan diimaginasikan oleh para pemegang kartu platinum firdaus.

Inilah teologi baru tentang tuhan yang sebel melihat tingkah minoritas sesat yang sok rasional dan beradab.

Orang-orang yang sudah melakukan pengukuran beberapa kavling di komplek Firdaus Griya Abadi ini bangga karena merasa telah berhasil melantik tuhan yang gagah.

Kita sedang mengalami defisit ulama dan surplus tuhan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed