Valentine Berdarah, Dari Chicago ke Illinois

alcapone.jpg

Valentine Day pernah menjadi hari berdarah. Menurut Wikipedia, pada perayaan Hari Valentine 1929, sebanyak 6 anggota dan seorang sekutu dari geng Bugs Moran’s Irish dibariskan di depan dinding sebuah bengkel di Lincoln Park. Mereka lalu dieksekusi mati oleh 5 anggota gang Al Capone, dua dari mereka menyamar dengan pakaian polisi. Kemarin Kamis 14 Februari 2008 Hari Valentine yang mestinya menjadi hari cinta kembali berubah menjadi hari kebencian.

Sekitar pukul 15.00 waktu setempat, suasana perkuliahan kelas Geologi Northern Illinois University (NIU) berubah kacau seketika. Suasana tenang perkuliahan sontak berubah menjadi jeritan dan histeris penuh ketakutan, ketika seorang pria bersenjata muncul tiba-tiba dari balik tirai panggung dosen.


Dalam hitungan detik, pria berkaos hitam itu langsung mengarahkan moncong senjata ke arah puluhan mahasiswa yang tengah mengikuti perkuliahan. Bak seorang koboi, pria kulit putih itu langsung memberondongkan peluru ke seluruh isi ruang kuliah.


Tragedi berakhir saat bunyi tembakan terakhir mengenai kepala pelaku. Usai menembaki para mahasiswa dan dosen, pelaku rupanya berniat bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Demikian dikutip Chicago Tribune, Jumat (15/2/2008).


Dalam peristiwa tersebut 22 orang mengalami luka tembak. Enam orang di antaranya dinyatakan tewas, termasuk pelaku, enam kritis dan sisanya dalam perawatan medis rumah sakit. Hampir seluruh korban menderita luka tembak di bagian kepala dan dada.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed