Wow! Ahmadinejad Beri “Tausiah” di PBB

Saat menonton telivisi satelit alalam, tiba-tiba sebuah acara rutin (diskusi interaktif seputar peristiwa-peristiwa politik paling aktual) dihentikan. Rupanya, ada siaran live dari New York.

Kemarin Selasa 23 September, giliran Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad berbicara dalam Sidang Tahunan di gedung Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York.

Tidak seperti para pemimpin negara lainnya yang masing-masing berbicara atas nama negaranya dan menyoroti tema-tema yang menjadi “menu langganan”, Ahmadinejad malah lebih banyak memberikan semacam taushiah dan kuliah umum filsafat dan etika luhur Islam dan kemanusiaan.

Dengan mengenakan baju dan jas tanpa dasi, dan membiarkan jenggot black and white merambati wajahnya yang “proletar”, mantan anggota milisi basij ini mengajak semua yang hadir dalam sidang itu (tentu kursi delegasi Amerika dan anaknya, Israel terlihat lenggang) untuk menjadikan prinsip ketuhanan dan ajaran para nabi sebagai landasan dalam bertindak.

Tidak hanya itu, sebelum memberikan pandangan-pandangannya tentang pelbagai isu global, regional dan lokal, terutama tentang hak pengembangan teknologi damai nuklir, Ahmadinejad bericara tentang sifat Jalal dan Jamal Allah Swt. Menurutnya, bila dua himpunan sifat tersebut dihayati, maka ia akan dapat menjadi pemandu bagi prilaku manusia.

Saking padatnya pidato itu dengan pesan-pesan teosofis, sampai-sampai atmosvir gedung PBB berubah. Para hadirin, termasuk delegasi Indonesia terlihat sangat “khusyu” mendengarkan “pengajian” kyai tak bersorban itu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 comments

  1. ass.wr.wb
    the best president of the world
    ,salah satu panglima imam mahdi dari 313 orang
    ,jadi ngga kaget kalau ngasih tausiah buat dunia.

  2. Di situs lain, diberitakan kalau dalam kesempatan yang sama MAN juga menyatakan kalau “Kerajaan AS” akan ambruk.
    Amin untuk itu semua.

  3. Syukurlah meski kami tak dapat hadir langsung di Sidang MU PBB untuk mendengarkan tausiyah MAN, tepat pada malam 23 Ramadhan, Ust Zahir Yahya di Al Muhibbin, sembari memaparkan sosok Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Thalib as, juga mengungkap tentang sifat Jamal dan Jalal Allah SWT, yang jika diejawantahkan dalam kehidupan pasti akan mengantar kita pada predikat insan kamil, sebagaimana Rasulullah saaw dan para Imam as.

    Saat ini, kami sedang berdoa,menunggu,dan berharap bahwa Ustad kami tercinta, Ustad Labib akan bersedia hadir memberikan tausiyah pencerahan dalam acara Sholat Ied tahun ini di Probolinggo. Hingga akan lengkap dan tergenapilah kami dapatkan tausiyah dari idola-idola kami.

    Mohon maaf Ustad, dan para GoBlogers semua, kalau saya pinjam jalur umum ini untuk curhat soal di atas. [Mohon jangan salahkan pencinta yang sekian lama tidak bertemu dan berkomunikasi dengan kekasihnya, dan hanya menatapnya dengan diam dari kejauhan, pada akhirnya tak mampu lagi membendung rindu itu membuncah keluar]. Bukankah Memang Lebih Baik Nulis Ngawur Daripada Bicara Sendiri?

  4. presiden yang juga mengerti betul masalah agama dan menjadikan agama sbg pegangan hidup dlm memimpin negara.salut buat anda.

  5. Terlepas dari segala macam perbedaan pandangan/pendapat dalam Islam, tetapi sebagai seorang muslim saya sangat bangga dan terharu melihat, mendengar, serta menyimak sepak terjang perjuangan MAN. Hafizhakumullah ya ikhwah.

  6. sekali lagi MAN semoga ALLAH SWT memanjang kan umurnya sehingga dunia yg katany barat dapat melihat Islam sesungguh nya saya berada di belakng mu MAN

  7. ini baru muridnya ahlu bait yah yang memimpin apa lagi nanti dari keturunan ahlul bait yang akan memimpin dunia ohh indahnya dunia yg akan penuh dengan kedamaian dan kesejahteraan Yaa ALLAH percepatlah kemunculan Imam Mahdi As

  8. BAGI DURJANA, TELINGA SUDAH TULI UNTUK MENDENGAR KEBENARAN. DAN
    SUDAH MENJADI KEHARUSAN PECINTA AHLUL BAYT MENJADI YG TERDEPAN
    DALAM MEMIMPIN DUNIA. BRAVO AMD

  9. I Luv u Full nejad….
    kami merindukan pemimpin sepertimu….
    ya Allah berikanlah negri ini pemimpin seperti beliau, cerdas, sederhana dan berani… dan ulama ulama seperti Imam Khumaini…

News Feed