Zakat yang “Haram”

Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur K.H. Miftahul Ahyar, mengatakan pemberian zakat ala Haji Syaikon dibenarkan dalam Islam. “Zakat dan sedekah berbeda. Kalau zakat memang lebih baik pemberianya ditampakkan, tapi kalau sedekah harus dirahasiakan,” ujar Miftahul Ahyar.

Namun, apa yang dilakukan Haji Syaikon, kata Miftahul, pada akhirnya berunjung pada hukum haram jika fakta di lapangan ternyata tidak ada itikad baik. Itikad baik itu adalah untuk segera menghentikan atau mengantisipasi keadaan terjadinya mala petaka.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussunah Surabaya ini, yang dilakukan ditempuh Haji Syaikon ada kelemahannya: teknisnya yang kurang matang sehingga menimbulkan bencana. “Niatanya sudah baik, cuma caranya yang kurang tepat,” katanya.

Haji Syaikon tadi pagi menebar duit kepada ribuan warga di rumahnya di Gang Pepaya Jalan Wahidin Kota Pasuruan. Setiap orang yanag datang diberi Rp 30 ribu. Mereka berebut dan berdesak-desakan. Yang jatuh terinjak-injak hingga tak bisa bernapas. Akibatnya 21 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka. Tragedi ini tahun lalu juga terjadi di sini, dua orang tewas.

Miftahul menambahkan, Haji Syaikon seharusnya bisa mengantisipasi dengan persiapan . Misalnya melibatkan aparat keamanan atau membentuk panitia. Ini untuk mencegah keributan dan menjadikan proses pembagian duit menjadi tertib.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional… 🙂

  2. itulah made in indonesia
    manusia makan mayat sumanto,manusia ngaku jibril,ibu menggingit anak sampe mati,wakil rakyat(dpr) rame rame maling uang rakyat,manusia dengan gelar penjagal dari jombang,semua instansi pemerintah maling,juara1 pengerusakan alam,ustad nya jadi selebriti,peracun rakyat nya melalui makanan makanan yang di jual dipasar.orang miskin dilarang sakit dan sekolah,pengusahanya maling.dan aneh nya bangga menjadi bangsa terbesar pemeluk agama islam. ITUKAH ISLAM ??????

  3. yah kok bukannya sedih yah melihat rakyat sampai sedemikian nya menderita hanya untuk 30.000 mereka meregang nyawa, dan terjadinya di bulan ramadahan malah membenarkan H. saikon ke mana aja Miftahul Ahyar . yaa Allah yaa Nabi Muhammad saww yaa Ahlu Bait percepatlah kemunculan Imam Mahdi as agar hal-hal seperti ini tidak terjadi kembali apakah seperti ini Islam? apakah ini yang namanya Ramadhan

  4. KAMI MENDUKUNG HAJI SYAIKON…….MASIH MAU MIKIRIN RAKYAT KECIL…..LIAT MANA ADA PEJABAT BAHKAN KOLBAT = KONGLOMERAT PEJABAT YANG BAGI2 DUIT ZAKAT…PALING2 DUIT BUAT KAMPANYE DAN BUAT YANG MAU DIGUSUR PAKSA DAN TERPAKSA…..

    INILAH TRAGEDI KEMISKINAN

  5. Ini saat bulan baik meruwat dan tebarkan Cinta
    punahkan purba sangka, peluk rayu belenggu napsu.
    hiburlah para jelata yang hidupnya bergantung belas kasihan.
    belai dengan santun para janda dan kaum dhuafa
    sentuhlah jiwa perempuan-perempuan,
    yang nasibnya bertumpu pada sepinya malam.
    ini saat bulan baik, kecuplah kening anak2 jadah,
    yang tak mengerti siapakah sanadnya.
    ini saat bulan baik ; mengurai diri inventarisir dosa.

News Feed