“ZIONIS MUSLIM”

Mungkin dalam setiap komunitas yang terkucil atau tertindas ada segelintir anasir yang justru memanfaatkan posisi lemah komunitasnya sebagai kesempatan untuk meraih kesuksesan personal dengan melakukan sesuatu yang melampaui batas prinsipal yang karena itu komunitasnya ditindas dan dikucilkan.[/caption]

Komunitas Muslim di Inggris yang sebagian besar anggotanya adalah diaspora dari sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim sering menghadapi diskriminasi dan perlakuan rasial dari kelompok-kelompok zionis dan fasis. Di tengah mereka muncul zionis-zionis “Muslim” yang ingin dianggap lebih inggris dari Pangeran Charles yang justru dikenal berempati kepada rakyat Palestina dan toleran kepada Islam moderat. Salah satunya adalah putra imigran Pakistan yang mengincar posisi Perdana Menteri Inggris.

Sajid Javid, Mendagri yang beragama Islam mengusulkan kepada Majelis Umum Inggris penetapan Hezbollah dengan sayap politik dan militernya sebagai organisasi teroris. Bila disahkan, Inggris menjadi negara pertama Eropa yang menentang sikap Uni Eropa tentang Hezbollah.

Kontan saja rezim Tel Aviv berpesta dan mengekspos kemusliman Javid sebagai representasi umat Islam yang menerima eksistensi negara palsu penjajah Palestina itu.

Semoga upaya Partai Buruh untuk mengggagalkan usulan ini membuahkan hasil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed