“Zionis-zionis Mini”

Karena blog ini belakangan gencar menurunkan posting-posting seputar serangan Israel atas Gaza, comment-comment bodoh dari segelintir “zionis mini” mulai datang menyerbu. Karena tidak bisa diketahui secara fisik, mereka hanya menjadi sniper di dunia maya, sebagaimana lazim karakter lekat para pengecut dan pecundang.

Dari pelacakan IP adress yang saya lakukan, sebagian besar pemberi komentar konyol dan sarkastik bahkan kadang bernada ancaman itu dikirim dari luar negeri, seperti Australia dan Belanda.

Selain mencaci maki Islam, sebagian zionis-zionis sawo matang itu membeo pada opini media pro Israel dan Imperialisme AS dengan mengatakan bahwa serangan Israel atas Gaza yang menelan korban wafat 485 orang itu (25% bayi dan remaja) merupakan reaksi dari serangan roket Hamas terhadap Israel.

Para sniper commen negatif ini pura-pura bodoh dan tidak tahu bahwa serangan roket-roket sederhana (sebagian besar buatan sendiri) itu merupakan reaksi dari blokade Israel atas darat, udara dan laut Gaza selama lebih dari 2 tahun.

Sebagian lagi, berlagak sok ultranasionalis, mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak perlu ikut demo untuk menunjukkan solidaritas dengan apologi bahwa negara kira sedang mengalami banyak masalah, dan karena Gaza adalah masalah negara lain dan bangsa lain, antara Israel dan Arab.

Mereka seperti orang sakau yang tidak menyadari bahwa nasionalisme sejati mengharuskan cinta pada kebebasan dan solidaritas dengan semua bangsa yang direbut kedaulatannya. Nasionalisme sejati adalah cinta Tanah Air dan cinta bangsa, cinta umat manusia.

Negara-negara Islam dan negara-negara Arab, juga negara-negara dunia ketiga adalah mitra bangsa Indonesia di forum-forum OKI, ASEAN, ASIA-AFRIKA, NON BLOK dan PBB? Iran bukanlah negara Arab, bahkan sangat dibenci oleh para pemimpin rezim-rezim Arab pro Amerika. Bangsa Iran adalah bangsa yang sangat cinta jatidirinya sebagai bangsa Persia yang memiliki sejarah peradaban panjang dan gemilang. Dengan semua kebanggaan etnik, geografis, historis dan bahasanya, bangsa Iran menunjukkan semangat mandiri dalam segala. Nasionalisme tetap dipertahankan tapi kepedulian dan dukungan kepada perjuangan anti hegemoni AS tetap diperlihatkan. Karena itu, Iran yang Islam mau bersekutu dengan Venezuela, Bolivia, Brasil, Kuba dan negara-negara Kristen anti hegemoni AS di Amerika Latin. Jadi, persoalannya bukan Islam dan Arab, tapi zionisme, imperialisme, dan rasialisme. Lucu, mereka mengira nasionalisme berarti anti entis, bangsa dan negara lain.

Indonesia adalah buah perjuangan para pejuang dari semua suku, agama, dan organisasi. Ia bukan milik satu suku, dan agama.

Zionis-zionis mini… mungkin trauma dan paranoid karena ulah Amrozi Cs atau peristiwa Mei, padahal mayoritas Muslim tidak mendukung aksi-aksi mereka. Anehnya, mereka tetap saja mencaci Islam bahkan ada yang berani mempelesetkan kata suci Allahu Akbar dengan “Allahmubarbar”… Inna Lillah….!!!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 comments

  1. kemarin saya nyari2 peristiwa gaza di youtube.
    guess what!!???

    video-video fakta Gaza yang ditayangkan dikotori dengan comment-comment latah para sniper semprul ini. guess what lagi!!?? lucunya, satu comment yang membela dan membenarkan agresi Israel itu dipake itu untuk selusin video FAKTUAL yang dipost!!! dan, sudah bukan rahasia lagi, comment, berita (bukan; informasi), dll, dsb, etc, semua disimpangsiurkan dan dibelokkan ke arah kepentingan mereka.

    ini bener-bener perang informasi, deh. -as usual… ^ ^
    so, buat ustadz Labib khususnya dan buat sodara2 Muslim semuanya, keep on SPIRIT ‘n FIRE!!! tendang aja tuh pengidap paranoid akut yang gak ngerti barat gak ngerti timur. jangan biarin ngotorin pikiran umat yang tulus. saudara-saudara kita berjuang di sana. dan kita juga berperang di sini. dengan cara kita sendiri-sendiri.

    FREE GAZA…!!!

  2. Australia dan Belanda? hmmm… Don’t worry Ustadz… antek2 zionist di dunia maya itu asalnya dari organisasi faithfreedom kok… Bos faithfreedom yang memakai nama samaran “Ali Sina” tidak berani menerima tantangan open debate… mereka itu dari kalangan tidak berpendidikan kok…

  3. Zionis2 terkutuk tsb memang bisanya hanya membeo dan memakai logika terbalik. Terus berjuang, mereka memang diciptakan untuk menggoda dan melemahkan iman kita.
    Pertolongan Allah sudah sangat dekat, bersabarlah ….

  4. saya memang menginformasikan situs ini ke dua forum. mungkin diantara yang pro israel turut masuk. Saya mohon maaf kalau merepotkan, tapi saya sendiri tidak bisa membuat blog atau artikel yang mendukung rakyat palestina. jadi saya nyoba promosikan aja blog ini.

    ML: It’s ok. Rafid memang salah satu pelanggan istimewa blog ini.

  5. Yang jelas yg mendukung israel itu bukan manusia, ia tak layak hidup di komunitas manusia. Mereka hrs pindah ke hutan bersama singa2. Srigala2 sdh banyak tinggal di kota2 besar. hati2 dg srigala berpura2 jadi manusia. hem, mander etapporrah lapkelap yah.

  6. Marilah kita bersiap-siap menyambut perang “Bharatayudha” akhir zaman, marilah kita ambil bagian darii Episode ini, sepertinya Episode Seru dari jaman akhir sedang dimulai ……….. START ….

    AYO … Kaum Muslimin …. Bangkitlah ….

    Lupakan |Perbedaan …

    Hilangkan Sekat diantarta kita …

    Ihlaskan setiap perselisihan …..

    MUSUH telah berada di depan kita …

    Tak ada waktu lagi berdebat diantara kita …

    Mari saling Ulurkan tangan …

    Berpegangan Erat Diantara Kita

    Dan HANCURKAN MUSUH ISLAM …

    ALLAAAAAAAAAAHHHH HUAKBAR …..!!!!!!

    MAJUUUUUUUUUUUUU ………….. !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. ass.wr.wb
    kata imam ALI as.jenis manusia yang paling stupid.
    “manusia yang bodoh tapi tidak tau diri nya bodoh.”
    inilah yang banyak melahirkan zionis zionis mini.

News Feed