ANTARA OPTIMISME DAN PESIMISME

Pesimisme tak selalu negatif. Optimisme tak niscaya positif. Postif dan negatifnya pandangan dan sikap ditentukan oleh fakta yang mendasarinya.

Pesimisme positif adalah pandangan ke depan yang didasarkan pada fakta nyata dan disertai rencana antisipasi kebalikannya.

Pesismisme negatif adalah kaburnya pandangan ke depan tanpa dasar fakta nyata dan tanpa rencana antisipasi kebalikannya.

Optimisme negatif adalah pandangan ke depan tanpa dasar fakta dan tanpa rencana antisipasi kebalikannya.

Optimisme positif adalah pandangan ke depan yang didasarkan pada fakta-fakta nyata dan disertai rencana antisipasi kebalikannya.

Optimisme yang tak realistis dan tak logis adalah utopia dan candu yang menjurumuskan. Pesimisme yang tak realistis dan tak logis adalah phobia dan halusinasi yang merusak.

Manusia yang mempunyai kesadaran ontologis, teologis dan kosmologis bisa optimis dan bisa pula pesimis.

Pesimisme dan optimisme ini tak hanya berlaku dalam peristiwa alam namun juga berlaku dalam peristiwa manusia seperti politik, budaya dan lainnya.

Dengan bekal gramatika pandangan dunia yang logis, manusia rasional selalu menjaga keseimbangan dirinya antara ekspektasi proporsional dan kekhawatiran proporsional.

Tak semua yang diharapkan manusia dapat digapai. Angin kadang melawan arah perahu. Karena itulah setiap orang perlu menetapkan target dan menyiapkan rencana antisipasi bila target tak tercapai.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed