POSTING TERANYAR

PEMISAHAN AGAMA DAN POLITIK

PEMISAHAN AGAMA DAN POLITIK

Mendukung pemisahan agama dari politik dalam masyarakat plural dengan mayoritas yang rentan dipengaruhi beberapa gelintir relijius intoleran. Pandangan-pandangan Imam Khomeini dan Imam Khamenei tentang ketakterpisahan agama dari politik perlu dipahami dengan penafsiran konteks. Dinamika politik pasca pemilu di Irak dan Lebanon mengindikasikan transformasi visi politik sesuai konteks kekinian dan kesinian.   Politik secara filosofis adalah etika pengelolaan kepentingan antar individu. …

Read More »

KEBAHAGIAAN EKSISTENSIAL

Bila tak merasa bahagia, pikirkanlah bahagia. Kebahagiaan bisa dirasakan dengan hati atau dipikirkan dengan akal. Cara mudah merasakan kebahagiaan adalah mengajak orang lain bahagia. Kebahagiaan bukanlah capaian, tapi kesadaran. Kesengsaraan adalah kebahagiaan yang tak disadari. Kebahagiaan tertinggi adalah kesadaran rasional tentang transubstansi (proses menuju kesempurnaan) dalam ragam bentuknya. Kebahagiaan adalah kesengsaraan yang disadari sebagai proses purifikasi (penjernihan). Kesengsaran sejati adalah …

Read More »

TROPI KEBAIKAN

TROPI KEBAIKAN

Bila kesempatan berkontribusi dalam program positif impersonal ditawarkan kepada seseorang, maka itu adalah karunia sangka baik, bukan beban. Kadang seseorang mengajak orang lain ambil bagian dalam aktivitas positif bukan karena dia tak mampu tapi justru karena menghormati kemampuannya. Kadang tawaran berkontribusi kepada seseorang dengan kemampuan minim karena goodwill justru dipahami sebagai ekspresi kebergantungan. Inisiasi seseorang/sekelompok relawan (yang layak memikirkan nasib …

Read More »

KUCING DAN MACAN

Kucing dan Macan

Ternyata setelah lama bertanya-tanya misteri terciptanya kucing terkuak. Begini kronologis ceritanya menurut para pakar pengibulan: Semua hewan di hutan menghadiri pesta pernikahan seekor macan jantan muda. Saat sesi jabat tangan ucapan selamat dimulai semua hewan kecil berebut ngantri paling belakang karena takut. Tiba-tiba seekor kucing nongol dan maju ke depan mengulurkan tangan seraya mengucapkan selamat. Hewan-hewan yang ketakutan itu tercengang …

Read More »

BIBIT EKSTREMISME DALAM PUSTAKA AGAMA

Setelah terjadi aksi-aksi teror di Mako Brimob dan beberapa gereja di Surabaya banyak tokoh yang kerap dikenal intoleran berlomba memberikan pernyataan yang semuanya berisi penafian pelaku tak beragama. Jelaslah, bantahan-bantahan itu tidak jujur dan melukai hati para korban dan keluarga sekaligus menyepelekan masalah yang sangat serius yang sedang merundung bangsa. Terlepas dari dugaan tendensi cuci tangan sebagian tokoh penggerak masa …

Read More »

PARA PEMEKIK KHILAFAH PANIK

PARA PEMEKIK KHILAFAH PANIK

Rekor baru dalam komedi adalah penggalang dana untuk teroris mengecam teroris. Supaya tidak disalahkan, cuci tangan. Supaya tak dianggap mendukung, beri pernyataan. Supaya tak diusut, berlagak pro NKRI dan anti teroris. Para penganjur intoleransi mengira pernyataan semenit berisi kecaman terhadap terorisme bisa menghapus semua rekaman dan capture ujaran kebencian.   Para penganjur intoleransi yang selalu menuduh Pemerintah memusuhi umat Islam …

Read More »

MENDETEKSI INTOLERANSI DARI SKRIPTUALISME

MENDETEKSI INTOLERANSI DARI SKRIPTUALISME

Andai Pemerintah mau mengkaji perspektif lain tentang Islam yang tak dikenal disini atau keburu disesatkan, mungkin antisipasi terhadap intoleransi lebih efektif sebelum membatu sebagai ekstremisme, radikalisme dan terorisme. Dengan kata lain, yang perlu diidentifikasi adalah pandangan keagamaan skriptual yang melahirkan pemutlakan denotasi murni dari teks. Itulah yang menginkubasi intoleransi. Identifikasi skriptualisme merupakan aktivitas intelektual, bukan aktivitas fisikal dan bukan bagian …

Read More »

“SHARING SYNDROME”

SHARING SYNDROME

Di era sosmed, banyak pengguna mengalami syndrome sharing. Ia adalah kecenderungan menyebar info karena beberapa alasan; antara lain a) menganggap info yang diterimanya sebagai hal penting yang belum diketahui banyak orang; b) merasa punya sumber eksklusif; c) ingin berbagi ilmu atau info bermanfaat. Karena alasan ini, banyak orang keburu menyebarkan dan menerima a) info tanpa sumber yang kredibel; b) info …

Read More »

TERORISME DAN PROVOKASI MIMBAR

Hanya iblis dan penyembahnya yang membenci tempat penyembahan Tuhan. Terorisme bersumber dari ekstremisme. Ekstremisme bersumber dari Intoleransi. Intoleransi bersumber dari benci. Benci bersumber takut. Takut bersumber dari rasa terancam. Rasa terancam bersumber dari pengerdilan diri. Terorisme adalah aksi menggiring masyarakat meninggalkan bahkan membenci agama. Terorisme harus diluaskan maknanya mencakup ujaran kebencian via lisan, tulisan, mimbar dan aksi jalanan. Saling cemooh …

Read More »

“MANUSIA POST-POWER SYNDROME”

POST-POWER SYNDROME

Perubahan drastis pandangan dan prilaku seorang tokoh yang semula dikenal bijak kemudian menjadi sinting adalah gejala Post Power Syndrome. Post-power syndrome adalah gejala prilaku yang terjadi pada seseorang yang tak sanggup menerima fakta berakhirnya masa kekuasaan dan semua yang dibanggakannya. Orang yang mengklaim capaian banyak orang saat ini sebagai hasil kerjanya saat berkuasa dan dihormati publik adalah pengidap Post-power Syndrome. …

Read More »

“GAGAL PAHAM” KATANYA

GAGAL PAHAM

Pelontar “kitab suci itu fiksi” lolos dari situasi sulit dan berhasil mengatasi aneka pertanyaan kritis sejumlah tokoh yang dihadirkan dalam sebuah acara talk show oleh sebuah stasiun televisi swasta. Lagi-lagi publik disiguhi akrobat kata dan permainan bahasa dengan aneka modus berkelit termasuk “memberaki” pemirsa dengan definisi comotan dan analogi amburadul. Beberapa kali tepuk tangan yang membahana mengurangi tensi dan memberikan …

Read More »

MENDIRIKAN KHILAFAH

MENDIRIKAN KHILAFAH

Lucu! Pengiman khilafah mengajukan banding kepada yang tak mengimani khilafah. Menghendaki khilafah diterapkan sebagai sistem di Indonesia berarti berkehendak memaksa orang yang tak meyakininya untuk menerimanya. Penerapan Khilafah hanyalah kehendak sejumlah orang di Indonesia. Penerapan Pancasila adalah kesepakatan mayoritas warga Indonesia. Khilafah adalah kepemimpinan yang dipilih. Karena itu presiden terpilih RI adalah khalifah. Karena itu pula, tak perlu lagi ajakan …

Read More »

SUMBER DAN MUARA TERORISME

SUMBER DAN MUARA TERORISME

Terorisme bermula dari pikiran. Pikiran tentang monopoli kebenaran melahirkan aksi dan sikap meremehkan nyawa dan harta orang yang dianggap sesat dan kafir. Tuhan menciptakan manusia karena cinta. Teroris membasmi manusia karena benci. Mengukur, menilai dan menyikapi segala sesuatu dengan dasar agama sendiri adalah bibit terorisme. Menyesatkan orang berbeda aliran dan agama adalah terorisme mulut yang lebih berbahaya dari terorisme senjata. …

Read More »

POLITIK APA DAN SIAPA

POLITIK APA DAN SIAPA

Orang yang menentukam sikap berdasarkan “siapa”, karena menganggapnya sekuat “apa”, kerap panik saat “siapa” menawar “apa”. Orang yang membangun sikap berdasarkan “apa” selalu tenang. Saat “siapa” menabrak “apa”, dia segera menganggapnya”bukan siapa-siapa”. Politik dianggap dinamis karena yang mengendalikannya adalah manusia dengan fluktuasi keputusannya mengikuti keuntungan atau kebenaran.   Politik pada dasarnya tak dinamis dan tak statis. Ia adalah pikiran dalam …

Read More »

KEPADA YTH TUHAN

KEPADA YTH TUHAN

Aku tidak mungkin mengawali surat ini dengan doa dan harapan semoga Kamu baik-baik saja, karena itu tak layak bagiMu yang sempurna dalam arti sebenarnya. Aku tak tahu itu namaMu atau nama yang berikan kepada sesuatu yang aku lukis di kanvas benakku. Aku memanggilMu dengan Tuhan karena nama-nama lain yang semakna dengan itu sudah dipatenkan oleh kelompok lain. Aku bermaksud memanggil …

Read More »