loading...

POSTING TERANYAR

BOLA

Sepakbola adalah olahraga yang tak lekang oleh waktu dan tak tergerus oleh internet. Ia bahkan menjadi industri besar dan menjadi bagian dari proses pembentukan peradaban dalam beragam bidang, termasuk politik. Sepakbola menjadi tradisi rekonsliasi dan peredaan konflik. Sepakbola bisa membuat orang fanatik melebihi sentimen agama. Keterikatan emosional dengan klub sepakbola tak jarang menjadi ideologi dan menciptakan persekutuan dalam interaksi sosial …

Read More »

TERMINAL BUS

Saat berada di terminal pikirannya berbalik menembus waktu membuka memori lama. Dulu masih bocah saat berusia 6 tahun sering pergi sendirian ke terminal bus dan duduk berjam-jam di sana demi menanti sosok pria yang konon ayahnya… Tapi tak juga muncul. Karena iri melihat sepupu-sepupunya yang berayah dan beribu, dia berangan ada penumpang yang mengangkatnya sebagai anak. Karena tak ada yang …

Read More »

KONTROVERSI “KUNJUNGAN KE ISRAEL”

AMBIVALENSI BUKAN TOLERANSI

Dalam beberapa hari ini dunia media sosial marak dengan kontroversi seputar kunjungan ke Israel salah satu pimpinan dalam organisasi Islam terbesar di Indonesia yang dikenal moderat dan toleran. Rupanya sebagian pengkritik dianggap berlebihan dan sebagian reaksi terhadap kritik tersebut dianggap kebablasan. Ada yang mengkhawatirkan ketegangan ini melemahkan barisan pro toleransi dan kebhinnekaan. Tak ada manusia yang tak berbuat salah kecuali …

Read More »

SALAH ALAMAT

SALAH ALAMAT

Kebaikan kepada manusia yang tak dibalasnya akan dibalas utuh oleh Allah. Karena lapang dada dan sukses menekan kecewa, derita menciptakan lompatan kesadaran. Hati yang luas membentang dan akal yang tinggi menjulang mendorong anda yang sukses melibas kecewa untuk bangkit membalikkan skor. Pujian atau cemooh hanyalah hiruk pikuk di luar arena saat gladiator merobohkan kecewa dan keluhnya. Saat kesadaran tentang absurditas …

Read More »

AMBIVALENSI BUKAN TOLERANSI

AMBIVALENSI BUKAN TOLERANSI

Hanya karena toleran tak berarti mengaburkan posisi penjajah dan terjajah dan melukiskan perlawanan demi merebut kembali hak yang dirampas sebagai sengketa. Hanya karena beberapa sebagian intoleran mendukung Palestina, tak berarti siapapun yang menentang okupasi Palestina adalah intoleran. Pro toleransi tak berarti bersikap manis kepada penjajah. Anti ekstremisme tak berarti menganggap perlawanan legal terhadap penjajah sebagai ekstremisme. Karena tak merasa sebagai …

Read More »

HABIB DAN PRIVILEGE

HABIB DAN PRIVILEGE

Ke-Habib-an bukan citra dan privilege tapi beban dan tanggungjawab. Tak dikenal habib juga bukan habib bisa menjadi karunia keleluasaan. Kesalahan yang dilakukan non habib dianggap sebagai peristiwa personal. Kesalahan personal seorang habib divonis sebagai kesalahan impersonal. Habib yang meyakini kesucian sebagai hak khusus para imam pengawal wahyu yang ditentukan Nabi telah membuang privilege. Umumnya, habib yang membenci “Jalan Kesucian” adalah …

Read More »

MEREKA YANG TAK BERUNTUNG

MEREKA YANG TAK BERUNTUNG

Banyak orang menanti hari lebaran dengan sukacita dan menjadikannya sebagai momentum meluapkan kebahagiaan. Tapi tak sedikit pula yang memandang hari raya sebagai pengulangan memori memilukan karena beragam peristiwa negatif yang menyisakan luka. Orang-orang yang tak pernah libur dari derita, antara lain yang ketiban vonis mandul, atau didiagonosa menyidap penyakit serius, tak berjodoh karena menjaga kehormatan diri atau harus merawat anak …

Read More »

DAMAI TANPA KEADILAN

DAMAI TANPA KEADILAN

Sikap adalah cermin pandangan. Ia adalah mindset yang ditentukan oleh dasar epistemologi. Melihat sebuah kemelut politik sebagai penjajahan atau menganggapnya sebagai sengketa dua pihak adalah dua produk berlainan dari sebuah epistemologi. Melawan penjajahan berarti menolak eksistensi penjajah sebagai pihak yang layak diajak berunding. Berunding berarti menganggap pihak lain sebagai lawan dalam sengketa, bukan penjajahan. Arus besar opini yang terbentuk oleh …

Read More »

BISNIS KEMISKINAN

Jarak antara eksploitasi kemiskinan dan sedekah itu sangat dekat. Jarak antara pamer kekayaan dan ekspresi empati tidaklah jauh. Jangan bersyukur karena kecukupan saat melihat orang miskin, tapi bersyukurlah karena bisa berbagi. Kecukupan belum tentu rezeki. Perhatikan acara-acara televisi bertema peduli miskin. Kemiskinan orang-orang yang dicampakkan oleh kerakusan kapitalisme malah dijadikan objek eksploitasi dalam tayangan yang menguras emosi demi mendongkrang rating. …

Read More »

“LAKUM CAPRESUKUM”

LAKUM CAPRESUKUM

Karena rasa kepo tentang reaksiku, seorang friend mengirimkan via inbox satu dari sekian banyak meme dan tulisan yang mencantumkan namaku sebagai orang yang pro seorang gubernur DKI yang dipenjarakan bukan karena nilep duit rakyat. Tentu aku malas menanggapi sampah sosmed seperti itu. Tapi karena mendesak, maka kujawab: Begini pren! Aku bersikap karena dasar dan argumen yang kupertanggungjawabkan. Aku tak pernah …

Read More »

MALAIKAT BERTULANG

MALAIKAT BERTULANG

Beberapa waktu lalu saya melakukan reportase soal seekor kucing yang kupastikan sebagai primadona di lingkungan ini karena tak pernah libur hamil. Kucing betina tiga warna yang rajin standby di beranda rumah kontrakanku ini semalam mengeluarkan suara tak biasa. Setelah kuperhatikan, dia sedang mengggigit anak tikus. Menu spesial itu tak dimakannya. Nalurinya sebagai ibu mendorongnya memanggil anak-anaknya untuk “sahur on the …

Read More »

PANGLIMA SEBATANG KARA

PANGLIMA SEBATANG KARA

Berdamai saat pengkhianatan mengepung adalah tragedi yang tak kalah tragis dari perjalanan menuju ladang pancung. “Al-Qa’id Al-Farid” atau ‘Tanhatarin Sardar” (Panglima Sebatang Kara), “Ali Yang Lembut”, memainkan peran paling menyakitkan di atas pentas sejarah. Al-Hasan menempuh jalan perundingan demi melengkapi alasan dan merentangkan jalan bagi Al-Husain untuk melakukan perlawanan. Tanpa perundingan yang ditempuh Al-Hasan dan tanpa pengkhianatan terhadapanya, revolusi Al-Husain …

Read More »

ADRENALINE FIGURISME DALAM SENGKETA POLITIK

FIGURISME

Keperpihakan politik yang rasional adalah yang didasarkan atas konstitusi, dan visi toleransi dan kinerja, bukan figur dan partai. Keberpihakan politik atas dasar keterpesonaan kepada figur yang berkuasa atau yang beroposisi cenderung emosional dan irrasional. Komitmen kepada konstitusi membuat seseorang menerima figur yang terpilih oleh mayoritas meskipun secara personal tak memilihnya. Figurisme adalah ciri masyarakat yang terpesona oleh citra kegagahan atau …

Read More »

NARASI WAFAT CINTA PERTAMA NABI SAW

NARASI WAFAT CINTA PERTAMA NABI SAW

Sekerat kisah kekasih abadi Rasulullah Muhammad SAW, Siti Khadijah. Ketika itu Khadijah al-Kubra yg terbaring sakit di tempat tidur tak henti memandangi wajah suaminya tercinta yg setia menungguinya. Matanya merinai bulir-bulir hangat, memandang wajah pria kudus itu menghadirkan cinta seutuh semesta. Rasulullah tahu, istri terkasihnya menangis bukan karena sakitnya, tapi sedang membeban harapan, karenanya beliau bertanya, “Wahai Khadijah, tuturkanlah?” Air …

Read More »

REBORN IN RAMADHAN

REBORN IN RAMADHAN

Iman, puasa dan takwa adalah tiga kata kunci dalam ayat “Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu sekalian supaya bertakwa.” Dalam pengertian umum, Iman adalah buah kepercayaan yang merupakan buah pengetahuan valid tentang sesuatu. Pengetahuan adalah buah pemikiran yang valid. Disebut valid karena aksiomatik atau apriori atau bersambung kepada premis yang telah …

Read More »