PERSEKUSI, SWEEPING BUKU DAN PENYEGELAN TEMPAT IBADAH

Intoleransi berupa persekusi berlabel aksi massa mengungkap absurdnya gonjang ganjing pilpres dan menguapnya asa kelompok yang lebih kecil.

Orang yang bersikap intoleran terduga mencemaskan nasib keyakinannya yang melemah dan ditinggalkan bila berada di antara ragam keyakinan dan pandangan yang berbeda dengan keyakinan dan pandangannya.

Persekusi terhadap kelompok yang berbeda pandangan dan keyakinan adalah cara mudah bagi orang-orang intoleran menyelamatkan pandangan dan keyakinannya yang dicemaskan nasib masadepannya.

Persekusi adalah logic of power yang digunakan intoleran dalam menyelesaikan sindrom kecemasan di tengah keragaman sebagai ganti power of logic (argumentasi, literasi dan kompetisi diskursus).

Karena tak mampu membuat orang lain terpesona, melakukan pemaksaan. Karena tak mampu memaksa, melakukan pelarangan, penyitaan dan perampasan alias persekusi semua yang dianggap kompetitor.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed